Viral, Diduga Alamat Palsu Pemenang Tender Proyek Miliaran, UKPBJ Mesuji Masih Bungkam

Koran Mesuji – Mesuji (Lampung)
Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Mesuji nampaknya memang tidak melakukan verifikasi faktual terhadap perusahaan yang mengikuti lelang tender proyek kontruksi di Bumi Ragab Begawe Caram itu. Hal itu terlihat dari temuan wartawan terkait alamat diduga fiktif milik beberapa perusahaan yang dinyatakan sebagai pemenang tender lelang proyek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mesuji berdasarkan data yang tercantum pada situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten setempat.
Melihat situasi ini, publik pun bisa saja berspekulasi dan menarik kesimpulan bahwa adanya dugaan pengkondisian terhadap proses lelang/tender yang di lakukan pihak UKPBJ Mesuji untuk memenangkan perusahaan tertentu yang sudah di kehendaki. Artinya proses lelang hanya sebatas menggugurkan kewajiban saja. Sementara itu pemenang atau yang lebih dikenal dengan sebutan ‘Pengantin‘ nya sudah disiapkan, walaupun tidak memenuhi syarat sesuai ketentuan yang ada.
Anehnya, saat wartawan media ini mencoba untuk mengkonfirmasi terkait persoalan tersebut kepada pejabat yang bersangkutan yakni Kepala UKBPJ Mesuji Iwan Julisman pun bungkam dan terkesan enggan memberikan tanggapan. Bahkan saat wartawan mencoba mengkonfirmasi via panggilan telepon selulernya meski dalam keadaan aktif tidak diangkat dan di kirimi pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp pribadinya di nomor 08222014xxxx juga tidak dibalas walaupun sudah dibaca.
Terbaru, berdasarkan hasil penelusuran tim media ini ke lokasi alamat milik salah satu CV yang juga memenangkan tender proyek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mesuji tahun 2023, yang beralamat di Jalan Sampurna Jaya, RT 003, RW 009, Desa Negara Nabung, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur milik CV. AGS yang pada situs LPSE Kabupaten Mesuji dinyatakan sebagai pemenang tender pekerjaan kontruksi Revitalisasi SMPN 18 Mesuji senilai Rp 1 Miliar lebih itu juga terindikasi fiktif.
Pasalnya, setelah di telusuri ke alamat tersebut, warga sekitar lokasi itu menyatakan tidak ada kantor CV AGS disana. Bahkan menurut keterangan warga setempat kepada tim media ini, di lokasi yang dimaksud dalam alamat tersebut masih sebagian besar adalah lahan perkebunan warga.
“Tidak ada kantor CV/perusahaan disini, yang ada hanya rumah warga dan ladang singkong saja. Kalau alamatnya sudah benar itu memang disini,”kata Sn(50) warga setempat, Senin(26/06/2023).
Sebelumnya diberitakan, beberapa perusahaan yang dinyatakan sebagai pemenang tender proyek kontruksi senilai miliaran rupiah ternyata mencantumkan alamat perusahaan kantor yang diduga fiktif alias tidak jelas. Beberapa perusahaan pemenang tender tersebut diketahui memenangkan Proyek Pembangunan senilai Milyaran Rupiah yang di tender oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mesuji tahun anggaran 2023.
Kendati menang tender proyek miliaran, rupanya tidak lantas membuat perusahaan memiliki legalitas yang jelas.
Buktinya, berdasarkan penelusuran Wartawan setidaknya ada tiga perusahaan yang tercatat dalam situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Mesuji dinyatakan sebagai pemenang tender proyek Miliaran yang anggaran nya berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mesuji tahun 2023.
Berikut perusahaan yang berdasarkan hasil investigasi tim media ini beralamat di Kota Bandar Lampung seperti: CV. B N T yang dalam LPSE tercatat sebagai pemenang tender lelang berkontrak, jenis pekerjaan kontruksi, yakni Revitalisasi SDN 21 Tanjung Raya senilai Rp. 3,1 Miliar lebih, dan beralamat di Jalan Tirta Ria, Lingkungan 1, RK 01 RT 002, Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Seneng.
Setelah di telusuri ternyata alamat CV tersebut berada di gang Buntu tanpa akses, dan hanya berdiri sebuah rumah yang juga memiliki usaha Rental Play Stasion (PS).
Selanjutnya CV. KDD yang juga tercatat sebagai pemenang tender lelang berkontrak untuk proyek kontruksi, yakni Revitalisasi SDN 13 Mesuji Timur senilai Rp. 2,4 Miliar lebih, dan beralamat di Jalan Pajajaran, Gang Lestari Nomor. 31, Kelurahan Jaga Baya 1, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung.
Berdasarkan penelusuran hanya terdapat sebuah rumah di ujung gang buntu yang terpampang sebuah banner berukuran kecil yang sudah mulai usang bertuliskan CV Raja Bor, yang khusus menerima jasa pembuatan sumur bor. Hal itu diperkuat dengan keterangan warga setempat bahwa di komplek gang tersebut memang tidak ada alamat CV KDD yang dimaksudkan.
“Setahu saya kalau perusahaan kontraktor gak ada mas, yang ada disini cuma CV jasa pembuatan sumur bor, dan pengusaha buket bunga,”terang salah satu warga yang enggan disebut namanya kepada wartarwan, sabtu(24/06/23).
Selanjutnya CV. JKU yang didalam LPSE Kabupaten Mesuji tercatat sebagai pemenang tender berkontrak proyek kontruksi Revitalisasi SMPN 3 Mesuji senilai Rp 3,7 Milyar di Dinas Pendidikan dan Kabupaten Mesuji. Ini juga tak kalah mengherankan karena setelah di telusuri, alamat kantornya sesuai yang tercantum dalam LPSE hanya di temukan sebuah Rumah dipinggir JL Panglima Polim Nomor 24 milik warga yang didepannya ada sebuah warung Manisan.
“Kalau Berdasarkan alamat tersebut, ya benar ini sesuai nomor rumah saya, tapi saya gak tahu kalo ada kantor perusahan disini,”terang Yt(47) warga setempat. (Daff)
Dilansir LINTASLAMPUNG
